Langsung ke konten utama

Sebuah Pencarian


Catatan ABSURDnyAJI "Sebuah Pencarian"
Ketika Aji Absurd membuat catatan dengan judul keren.

Sinopsis dulu bro, biar terlihat keren:
            Ketika pelajar lain sibuk mencari jati diri mereka. Ketiga anak itu malah sibuk mencari nama untuk teman mereka. Yang ngakunya, mahasiswa UGM jurusan politik. Facebook memang kampret. Disisi lain, murid lain masih sibuk mencari vidio Harlem Shake.
            Sinopsisnya keren, ya?

            Jum'at, 8 Maret 2013. Setelah sekitar 3 hari berdiskusi aja, dan berdiskusi banget. E... bangetnya mau yang level berapa? level 1, level 2 atau langsung level 63? Akhirnya keempat anak manusia itu, inisialnya Aji, Bagas dan Danang. Membahas nama yang tepat untuk mengganti nama partner mereka, Wahyu dengan huruf C, sebagai huruf depan.
            Nominasinya adalah:
          1. Cahya
          2. Cahyu
          3. Cahyo
          4. Cahlini
          5. Cohlikin
          6. Choirul, atau
          7. Coy Siwon
            Lalu siapakah nominasi jagoan anda? Jangan sampai, jagoan anda gugur pada malam hari ini. Hanya karena tidak mendapat SMS dari anda. Dengan cara:
            Ketik:                REG<spasi>Nomor Nominasi<spasi>C
            kirim ke:            Tong sampah terdekat
            atau telpon:        Tukang sedot WC kesayangan anda
            Tong Hilap Nya... #kampret, gue bukan Sandrina, woe
            Contoh:
            ketik:                REG Aji Keren
            kirim ke:            Lubuk hati anda yang paling dalam
            atau telpon:        Aku, ya...
            Saking sibuknya, mereka lupa membahas planing masa depan mereka. Masa depan dimana sepasang suami istri muda yang ingin berbulan madu di Kutub Selatan. Karena itulah, pentingnya solidaritas.
            Tanpa disadari dan diduga. Datanglah seorang cewek, sebut saja Ana. Maaf nama masih saya samarkan.
            "Jo, kok namaku nggak ada di catatanmu, sih?" ucapnya pada Aji.
            Kalau anda bingung, mengapa Aji dipanggil "Jo". Tolong, pikirkan saja kalau nama "Joshua" cocok untuk "Aji". Dukung Joshua dengan cara, Tong Hilap Nya... #kampret, Joshua bukan Sandrina, woe
            "E... e..." jawab Aji keren, ya? Ya, dung... Sambil pura-pura memikirkan asa au(red: masa lalu).
            FlasBack:
            "Wan, Tejo sudah punya vidio Harlem Shake, nih." Ucap Danang pada Arif sambil memberikan HP-nya Aji. Dengan itu, penyamaran Aji sebagai Joshua pun akhirnya terbongkar juga.
            Lalu, Danang pun joget lagi. Seperti... seperti itu.
            Ngapain pakai acara FlasBack segala?
            Intinya: Nama Ana telah masuk dalam catatan ini. Kelen, ya? #aelah, salah dikit aja plotes.

            Bantul, 8 Maret 2013
            Saya AjiAbsurd, dan ternyata tetap saja, walau...
            Salam Absurd.

          @tofa_ji
            Terimakasih untuk yang sudah berkenan membaca catatan absurd saya ini. Kritik dan saran anda sangat membantu saya.
Saya menulis catatan ini. Karena saya... e... hanya mau berbagi sebuah pengalaman, yang selayaknya tidak layak untuk dibagi-bagi.
#JANGAN BUAT IBU ANDA KECEWA, KALAU ANDA MEMBACA CATATAN INI#
sumber:pengalaman absurd gue...
---------------

Komentar

  1. Salam Sukses Untuk ajiabsurd.blogspot.com, dan salam kenal dari sedotwcsidoarjo.com, Lanjutkan Mas Boss...


    ╔══════════════════════════════════╗
    ║╔════════════════════════════════╗║
    ║║░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░║║
    ║║░░░░░░░░░░░░░░░░░▄▄░░░░░░░░░░░░░║║
    ║║░░░░░░░░░░░░░░░░█░░█░░░░░░░░░░░░║║
    ║║░░░░░░░░░░░░░░░░█░░█░░░░░░░░░░░░║║
    ║║░░░░░░░░░░░░░░░█░░░█░░░░░░░░░░░░║║
    ║║░░░░░░░░░░░░░░█░░░░█░░░░░░░░░░░░║║
    ║║░░░░░███████▄▄█░░░░░██████▄░░░░░║║
    ║║░░░░░▓▓▓▓▓▓█░░░░░░░░░░░░░░█░░░░░║║
    ║║░░░░░▓▓▓▓▓▓█░░░░░░░░░░░░███░░░░░║║
    ║║░░░░░▓▓▓▓▓▓█░░░░░░░░░░░░░░█░░░░░║║
    ║║░░░░░▓▓▓▓▓▓█░░░░░░░░░░░░███░░░░░║║
    ║║░░░░░▓▓▓▓▓▓█░░░░░░░░░░░░░░█░░░░░║║
    ║║░░░░░▓▓▓▓▓▓█████░░░░░░░░██░░░░░░║║
    ║║░░░░░█████▀░░░░▀▀████████░░░░░░░║║
    ║║░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░║║
    ║╚════════════════════════════════╝║
    ╚══════════════════════════════════╝


    Lowongan Kerja di surabaya

    BalasHapus
  2. terimakasih, komentarnya Brader.... panggilnya apa nih?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PASAR JODOG

            Seperti pasar tradisional lainnya, pasar yang berada di desa Gilangharjo, Pandak, Bantul ini telah lama ada. Lokasi tepatnya: dari Pasar Bantul ke selatan, sampai di perempatan Palbapang belok ke barat. Setelah melewati SMP 1 Pandak(sekolah saya sekarang) belok ke kiri sekitar 200 meter. Sampailah di Pasar Jodog.             Perputaran uang setiap hari berlangsung di pasar ini, dari pagi sampai sekitar jam 11 siang. Tapi pasar ini lebih ramai pada hari pasaran Pon, khususnya Minggu Pon. Karena biasanya banyak anak-anak sekolah menyempatkan minggu mereka untuk berkeliling di pasar itu, mau pun hanya melihat-lihat saja.             Pada hari biasa lokasi jual beli berlangsung di dalam pasar saja, dengan sedikit toko-toko kelontong yang berjualan di pinggir-pinggir pasar. Barang yang diperjual-belikan di pas...

Kisah-Kisah Kebetulan di Fargo

Bagaimana jadinya ketika bapak-bapak korban perundungan tidak sengaja curhat pada seorang pembunuh? Pembunuh itu segera memberi pelajaran pada perundung, mengajak bapak itu bangkit, dan melibatkannya dalam kasus pembunuhan lainnya.      Begitulah Serial Fargo, kata kuncinya adalah “tidak sengaja” yang akhirnya bermuara pada “kasus pembunuhan”. Serial TV ini selalu memberi gimik di awal episode, bahwa diadaptasi dari kejadian nyata, korban yang selamat namanya disamarkan dan bla-bla-bla, seolah ini berasal dari kisah nyata. Tapi terserah kalian mau percaya atau tidak. Yang jelas serial yang telah sampai season 4 ini diadaptasi dari sebuah film dengan judul yang sama “Fargo” yang rilis pada 1996. Film Fargo: latar waktu 1995 Jerry bernegosiasi dengan calon penculik ( sumber gambar )      Film ini bercerita tentang Jerry, seorang menantu resah karena bos yang juga merupakan mertuanya sering menyinggung ketidaksuksesan dirinya. Tanpa sepengetahuan istrinya, s...

Mati di Jogjakarta beserta Alasannya

Mati di Jogjakarta , sebuah antologi cerpen karya Egha De Latoya. Masih ingat ketika di Bandung akhir tahun 2022, masuk Gramedia aku hanya berpikir bahwa perlu beli buku. Tidak tahu mau beli buku seperti apa, tapi yang jelas adalah buku fiksi. Sederhana, karena buku yang terkahir aku baca (bukan karena suatu tugas atau pekerjaan) adalah buku non fiksi, yaitu Filosofi Teras. Beberapa alasan akhirnya memutuskan untuk membeli buku ini adalah: Kecil dan tidak tebal Mungkin kata “tidak tebal” lebih tepat diganti dengan “tipis”, tapi menurutku buku ini tidak tipis-tipis banget. Ini penting karena sampai tulisan ini aku ketik, aku masih tidak percaya diri akan bisa selesai membaca buku-buku tebal. Sepaket alasan, aku pikir ukuran yang kecil akan memuat tulisan yang tidak terlalu banyak dalam setiap halamannya. Sehingga target minimal membaca 10 halaman setiap hari tidak begitu berat. Remeh banget ya hehe . Aku juga sudah berpikir bahwa buku yang aku beli akan sering masuk tas dan dibaca ...