Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label review

Mati di Jogjakarta beserta Alasannya

Mati di Jogjakarta , sebuah antologi cerpen karya Egha De Latoya. Masih ingat ketika di Bandung akhir tahun 2022, masuk Gramedia aku hanya berpikir bahwa perlu beli buku. Tidak tahu mau beli buku seperti apa, tapi yang jelas adalah buku fiksi. Sederhana, karena buku yang terkahir aku baca (bukan karena suatu tugas atau pekerjaan) adalah buku non fiksi, yaitu Filosofi Teras. Beberapa alasan akhirnya memutuskan untuk membeli buku ini adalah: Kecil dan tidak tebal Mungkin kata “tidak tebal” lebih tepat diganti dengan “tipis”, tapi menurutku buku ini tidak tipis-tipis banget. Ini penting karena sampai tulisan ini aku ketik, aku masih tidak percaya diri akan bisa selesai membaca buku-buku tebal. Sepaket alasan, aku pikir ukuran yang kecil akan memuat tulisan yang tidak terlalu banyak dalam setiap halamannya. Sehingga target minimal membaca 10 halaman setiap hari tidak begitu berat. Remeh banget ya hehe . Aku juga sudah berpikir bahwa buku yang aku beli akan sering masuk tas dan dibaca ...

JATUHNYA KORBAN SAMPE KESEDIHAN PNS‼

Review Money Heist Part 5 volume 1 Halo semuanya, kembali lagi bersama saya di Pilot Projek. Konten coba-coba, yang belum tau mau dibawa ke mana, dan kalian bisa usul apa nama yang cocok untuk konten ini. Pilot Projek kali ini saya akan me-review serial Money Heist Part 5 volume 1. Tidak semua aspek bisa saya jelaskan, dan tentu saya tidak akan menceritakan keseluruhan alur cerita Money Heist di sini. Tapi yang jelas ini adalah konten SPOILER. Jadi saya anggap kalian sudah nonton dan tau cerita yang terjadi di Money Heist, karena saya tidak akan menceritakan dengan detail. Sedikit mengingat tentang meme teori yang muncul kalau yang duduk di dekat Tokyo akan cepat matinya. Lalu siapakah yang akan tewas selanjutnya? Tau dong ya. Kita bahas anggota yang tewas di akhir sesi, kali ini kita akan mulai dari yang pertama. 1. Profesor Versus Sierra Konflik pertama sekaligus yang kita tunggu sejak setahun lalu. Persembunyian Profesor akhirnya terbongkar. Momen ini cukup menegangkan kar...