Langsung ke konten utama

onelinier 01


Set Up-nya... "Dunia ini akan begitu terasa lebih KEJAM dari biasanya, kalau...."
----------      
Kumpulan Punch Line dari grub Stand Up Comedy on Facebook:
"Dunia ini akan begitu terasa lebih KEJAM dari biasanya, kalau masih ada orang yang mau kentut up-date status duru.
#aelah, slah dikit aja plotes" @tofa_ji
"Dunia ini akan begitu terasa lebih KEJAM dari biasanya, kalau gak ada pulsa" Tioleng
"Dunia ini akan begitu terasa lebih KEJAM dari biasanya, kalau gak ada gue" Kukuh Wae
"Dunia ini akan begitu terasa lebih KEJAM dari biasanya, kalau Kukuh menjadi wanita ganteng" @tofa_ji
"Dunia ini akan begitu terasa lebih KEJAM dari biasanya, kalau gue liat orang jomblo lagi pacalan
#aelah, slah dkit aja diplotes" @tofa_ji
"Dunia ini akan begitu terasa lebih KEJAM dari biasanya, kalau ada alay yang ngomongnya "celat"" Danang Cah
"Dunia ini akan begitu terasa lebih KEJAM dari biasanya, kalau MONAS yang jadi nggantung di ANAS
#sok nasionalis bgt" @tofa_ji
"Dunia ini akan begitu terasa lebih KEJAM dari biasanya, kalau nenek lo update status C!yU5 m1@p4H" Kukuh Wae
"Dunia ini akan begitu terasa lebih KEJAM dari biasanya, kalau kakek lo koment di status nenek lo "mau tau aja, atau mau tau banget, sih?" @tofa_ji
"Dunia ini akan begitu terasa lebih KEJAM dari biasanya, kalau nenek lo pakek rok mini trus bikin girl band (sumpah itu kejam bgt)" Kukuh Wae
"Dunia ini akan begitu terasa lebih KEJAM dari biasanya, kalau alaynya ga' ngerasa disindir" Danang Cah
"Dunia ini akan begitu terasa lebih KEJAM dari biasanya, kalau... gue kehabisan ide, jawab onelinier kakek2 diatas gue" @tofa_ji
---------
Ya, begitulah member-member di grub ini kalau lagi ngisi Punch Line dari Set Up One Linier. Sebenarnya sih, masih banyak lagi. Tapi banyak yang lebih ngaco. Dan inilah juara nominasinya:
Paling On:           Kukuh Wae dengan 3 One Linier

            7 Maret 2013
            Aji Absurd

        "Dunia ini akan begitu terasa lebih KEJAM dari biasanya, kalau kamu masih nganggap gue keren."
ada yang mau nambahin?
---------

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mati di Jogjakarta beserta Alasannya

Mati di Jogjakarta , sebuah antologi cerpen karya Egha De Latoya. Masih ingat ketika di Bandung akhir tahun 2022, masuk Gramedia aku hanya berpikir bahwa perlu beli buku. Tidak tahu mau beli buku seperti apa, tapi yang jelas adalah buku fiksi. Sederhana, karena buku yang terkahir aku baca (bukan karena suatu tugas atau pekerjaan) adalah buku non fiksi, yaitu Filosofi Teras. Beberapa alasan akhirnya memutuskan untuk membeli buku ini adalah: Kecil dan tidak tebal Mungkin kata “tidak tebal” lebih tepat diganti dengan “tipis”, tapi menurutku buku ini tidak tipis-tipis banget. Ini penting karena sampai tulisan ini aku ketik, aku masih tidak percaya diri akan bisa selesai membaca buku-buku tebal. Sepaket alasan, aku pikir ukuran yang kecil akan memuat tulisan yang tidak terlalu banyak dalam setiap halamannya. Sehingga target minimal membaca 10 halaman setiap hari tidak begitu berat. Remeh banget ya hehe . Aku juga sudah berpikir bahwa buku yang aku beli akan sering masuk tas dan dibaca ...

Kisah-Kisah Kebetulan di Fargo

Bagaimana jadinya ketika bapak-bapak korban perundungan tidak sengaja curhat pada seorang pembunuh? Pembunuh itu segera memberi pelajaran pada perundung, mengajak bapak itu bangkit, dan melibatkannya dalam kasus pembunuhan lainnya.      Begitulah Serial Fargo, kata kuncinya adalah “tidak sengaja” yang akhirnya bermuara pada “kasus pembunuhan”. Serial TV ini selalu memberi gimik di awal episode, bahwa diadaptasi dari kejadian nyata, korban yang selamat namanya disamarkan dan bla-bla-bla, seolah ini berasal dari kisah nyata. Tapi terserah kalian mau percaya atau tidak. Yang jelas serial yang telah sampai season 4 ini diadaptasi dari sebuah film dengan judul yang sama “Fargo” yang rilis pada 1996. Film Fargo: latar waktu 1995 Jerry bernegosiasi dengan calon penculik ( sumber gambar )      Film ini bercerita tentang Jerry, seorang menantu resah karena bos yang juga merupakan mertuanya sering menyinggung ketidaksuksesan dirinya. Tanpa sepengetahuan istrinya, s...

PASAR JODOG

            Seperti pasar tradisional lainnya, pasar yang berada di desa Gilangharjo, Pandak, Bantul ini telah lama ada. Lokasi tepatnya: dari Pasar Bantul ke selatan, sampai di perempatan Palbapang belok ke barat. Setelah melewati SMP 1 Pandak(sekolah saya sekarang) belok ke kiri sekitar 200 meter. Sampailah di Pasar Jodog.             Perputaran uang setiap hari berlangsung di pasar ini, dari pagi sampai sekitar jam 11 siang. Tapi pasar ini lebih ramai pada hari pasaran Pon, khususnya Minggu Pon. Karena biasanya banyak anak-anak sekolah menyempatkan minggu mereka untuk berkeliling di pasar itu, mau pun hanya melihat-lihat saja.             Pada hari biasa lokasi jual beli berlangsung di dalam pasar saja, dengan sedikit toko-toko kelontong yang berjualan di pinggir-pinggir pasar. Barang yang diperjual-belikan di pas...