Langsung ke konten utama

Joke SUCoF 01



--------
            Kalian kira, grubStand Up Comedy on Facebook hanya membahas Kampret dan sekitarnya? Memang iya. Tapi, inilah hasil karya member SUCoF yang udah terpendam 2 minggu di grub.
temanya: Untuk menghargai ke_close mic_an Ferry kemarin. Marilah kita nge_joke di komentar dgn tema "polisi", ya...
LetsMake:D
---------
@jijiajaja Aku gak mau menghina Pak Ferry. Kan, polisi itu kelen, ya. Kecuali Pak Ferry.
@jijiajaja Polisi itu cocok ikut the Mister, dilindas truck gandeng aja tetep santai tiduran di jalanan. #Polisi Tidur
@ganda_pranata Polisi itu tegas... Lebih tegas lg istrinya... Lebih bahaya lg atasannya.... DAN LEBIH SEREM LG MERTUANYA...
@jijiajaja Polisi itu pemberani. Berani berdiri ditengah jalan sambil joget Harlem Shake. #ngatur lalu lintas
Chudori Sevenfoldism polisi itu hebat.. Dia bisa menilang pengendara sepeda motor bila si pengendara tdk memakai helm, dia jg bisa menilang pengendara mobil bila si pengendara kebut2an.. Tp ada 1hal yg tdk bisa polisi lakukn.. Dia tdk bisa menilang pengendara kereta api walaupun si pengendara tidak memakai helm dan suka kebut2an..
@muhammadrafleer Polisi tuch cinta damai, lw gw nggak pke helm, bisa di ajak damai......,lw gw nggak bw SIM, bisa di ajak Damai........, gw nggak bersalah, Polisinya jengkel...., alasannya gw nya yang nggak bisa di ajak damai:D!
@jijiajaja Polisi itu yang suka goyang "caiya caiya" itu lho. Lho, udah nggak jadi polisi, ya? yaudah
@ganda_pranata Polisi g pernah ada takut nya, kecuali ama istri dan mertuanya...
@kaka_soeprapto Gw suka ama polisi yg kalem , Tetap gagah walau tanpa pegang senjata .. Tetap tenang walau diterpa begitu banyak tekanan .. #peluk polisi tidur
@nichocungkringg polisi itu org pantas untuk di hina tilang org sembarangan

thank, to... Aji Tofa, Andy Gan da Pranata, Chudori Sevenfoldism, Detektif Raflee, Kanda Soeprapto, Nicholas Cungkring. dll
-----------------

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mati di Jogjakarta beserta Alasannya

Mati di Jogjakarta , sebuah antologi cerpen karya Egha De Latoya. Masih ingat ketika di Bandung akhir tahun 2022, masuk Gramedia aku hanya berpikir bahwa perlu beli buku. Tidak tahu mau beli buku seperti apa, tapi yang jelas adalah buku fiksi. Sederhana, karena buku yang terkahir aku baca (bukan karena suatu tugas atau pekerjaan) adalah buku non fiksi, yaitu Filosofi Teras. Beberapa alasan akhirnya memutuskan untuk membeli buku ini adalah: Kecil dan tidak tebal Mungkin kata “tidak tebal” lebih tepat diganti dengan “tipis”, tapi menurutku buku ini tidak tipis-tipis banget. Ini penting karena sampai tulisan ini aku ketik, aku masih tidak percaya diri akan bisa selesai membaca buku-buku tebal. Sepaket alasan, aku pikir ukuran yang kecil akan memuat tulisan yang tidak terlalu banyak dalam setiap halamannya. Sehingga target minimal membaca 10 halaman setiap hari tidak begitu berat. Remeh banget ya hehe . Aku juga sudah berpikir bahwa buku yang aku beli akan sering masuk tas dan dibaca ...

Kisah-Kisah Kebetulan di Fargo

Bagaimana jadinya ketika bapak-bapak korban perundungan tidak sengaja curhat pada seorang pembunuh? Pembunuh itu segera memberi pelajaran pada perundung, mengajak bapak itu bangkit, dan melibatkannya dalam kasus pembunuhan lainnya.      Begitulah Serial Fargo, kata kuncinya adalah “tidak sengaja” yang akhirnya bermuara pada “kasus pembunuhan”. Serial TV ini selalu memberi gimik di awal episode, bahwa diadaptasi dari kejadian nyata, korban yang selamat namanya disamarkan dan bla-bla-bla, seolah ini berasal dari kisah nyata. Tapi terserah kalian mau percaya atau tidak. Yang jelas serial yang telah sampai season 4 ini diadaptasi dari sebuah film dengan judul yang sama “Fargo” yang rilis pada 1996. Film Fargo: latar waktu 1995 Jerry bernegosiasi dengan calon penculik ( sumber gambar )      Film ini bercerita tentang Jerry, seorang menantu resah karena bos yang juga merupakan mertuanya sering menyinggung ketidaksuksesan dirinya. Tanpa sepengetahuan istrinya, s...

PASAR JODOG

            Seperti pasar tradisional lainnya, pasar yang berada di desa Gilangharjo, Pandak, Bantul ini telah lama ada. Lokasi tepatnya: dari Pasar Bantul ke selatan, sampai di perempatan Palbapang belok ke barat. Setelah melewati SMP 1 Pandak(sekolah saya sekarang) belok ke kiri sekitar 200 meter. Sampailah di Pasar Jodog.             Perputaran uang setiap hari berlangsung di pasar ini, dari pagi sampai sekitar jam 11 siang. Tapi pasar ini lebih ramai pada hari pasaran Pon, khususnya Minggu Pon. Karena biasanya banyak anak-anak sekolah menyempatkan minggu mereka untuk berkeliling di pasar itu, mau pun hanya melihat-lihat saja.             Pada hari biasa lokasi jual beli berlangsung di dalam pasar saja, dengan sedikit toko-toko kelontong yang berjualan di pinggir-pinggir pasar. Barang yang diperjual-belikan di pas...