Langsung ke konten utama

Teks MC DheSUC


Teks MC DheSUC
Teks MC asli sebelum diubah

MC 1 yang tanpa underline
MC 2 pakai underline
Seangkan italic dibaca kedua MC secara bersamaan
***
MC:
Assalammualaikum
Tepuk Tangan buat kalian...
                Saya .... dan saya....  Kami dari the Next JKT 48 generasi ketiga. Akan menampilkan seni STAND UP COMEDY. Lets Make Laugh... Dengan comic, atau comedyan yang lumayan... lumayan... amatir. Karena baru terbentuk beberapa hari yang lalu.
                Stand Up Comedy adalah seni melawak tunggal yang memerlukan kecerdasan dalam merangkai materinya. Tapi kebanyakan cuma copas. Dan juga memerlukan keberanian untuk public speaking di atas panggung. Tapi masih grogi dan amatir.
                Jadi kalau kalian tidak tertawa. Mungkin kalian belum cerdas. Atau mungkin mereka memang tidak cerdas.
                Ya, langsung saja. Comic pertama kita. Dia suka nonton Jakarta Lawyer Clubs. Tapi dia alay. Katanya dia ganteng. Ternyata tidak. Kita sambut, alay facbook kita... Aji...
                perform Aji
                Terimakasih atas penghinaannya, tampang PHP.  Next, comic terakhir kita. Katanya dia ganteng. Kebanyakan yang bilang gitu cowok. Dia atlet basket. Karena dia bisa. Kita sambut, pembela kaum maho kita... Arif...
                perform Arif
                Terimakasih untuk pembelaannya. Terimakasih untuk tidak muntah melihat perform mereka. Terimakasih untuk kalian yang telah bersedia terpaksa tertawa. Karena tanpamu... aku butiran debu.
                Ini hanya guyonan yang kebanyakan fiktif. Demikian sekiranya dari kami. Ada kurang lebihnya minta maaf. Wassalammualaikum Wr. Wb.
udah lama....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mati di Jogjakarta beserta Alasannya

Mati di Jogjakarta , sebuah antologi cerpen karya Egha De Latoya. Masih ingat ketika di Bandung akhir tahun 2022, masuk Gramedia aku hanya berpikir bahwa perlu beli buku. Tidak tahu mau beli buku seperti apa, tapi yang jelas adalah buku fiksi. Sederhana, karena buku yang terkahir aku baca (bukan karena suatu tugas atau pekerjaan) adalah buku non fiksi, yaitu Filosofi Teras. Beberapa alasan akhirnya memutuskan untuk membeli buku ini adalah: Kecil dan tidak tebal Mungkin kata “tidak tebal” lebih tepat diganti dengan “tipis”, tapi menurutku buku ini tidak tipis-tipis banget. Ini penting karena sampai tulisan ini aku ketik, aku masih tidak percaya diri akan bisa selesai membaca buku-buku tebal. Sepaket alasan, aku pikir ukuran yang kecil akan memuat tulisan yang tidak terlalu banyak dalam setiap halamannya. Sehingga target minimal membaca 10 halaman setiap hari tidak begitu berat. Remeh banget ya hehe . Aku juga sudah berpikir bahwa buku yang aku beli akan sering masuk tas dan dibaca ...

Kisah-Kisah Kebetulan di Fargo

Bagaimana jadinya ketika bapak-bapak korban perundungan tidak sengaja curhat pada seorang pembunuh? Pembunuh itu segera memberi pelajaran pada perundung, mengajak bapak itu bangkit, dan melibatkannya dalam kasus pembunuhan lainnya.      Begitulah Serial Fargo, kata kuncinya adalah “tidak sengaja” yang akhirnya bermuara pada “kasus pembunuhan”. Serial TV ini selalu memberi gimik di awal episode, bahwa diadaptasi dari kejadian nyata, korban yang selamat namanya disamarkan dan bla-bla-bla, seolah ini berasal dari kisah nyata. Tapi terserah kalian mau percaya atau tidak. Yang jelas serial yang telah sampai season 4 ini diadaptasi dari sebuah film dengan judul yang sama “Fargo” yang rilis pada 1996. Film Fargo: latar waktu 1995 Jerry bernegosiasi dengan calon penculik ( sumber gambar )      Film ini bercerita tentang Jerry, seorang menantu resah karena bos yang juga merupakan mertuanya sering menyinggung ketidaksuksesan dirinya. Tanpa sepengetahuan istrinya, s...

PASAR JODOG

            Seperti pasar tradisional lainnya, pasar yang berada di desa Gilangharjo, Pandak, Bantul ini telah lama ada. Lokasi tepatnya: dari Pasar Bantul ke selatan, sampai di perempatan Palbapang belok ke barat. Setelah melewati SMP 1 Pandak(sekolah saya sekarang) belok ke kiri sekitar 200 meter. Sampailah di Pasar Jodog.             Perputaran uang setiap hari berlangsung di pasar ini, dari pagi sampai sekitar jam 11 siang. Tapi pasar ini lebih ramai pada hari pasaran Pon, khususnya Minggu Pon. Karena biasanya banyak anak-anak sekolah menyempatkan minggu mereka untuk berkeliling di pasar itu, mau pun hanya melihat-lihat saja.             Pada hari biasa lokasi jual beli berlangsung di dalam pasar saja, dengan sedikit toko-toko kelontong yang berjualan di pinggir-pinggir pasar. Barang yang diperjual-belikan di pas...